Right Button

test banner Selamat Datang di Website Resmi Portal Berita Online NUSANTARA SATU NEWS

Di Usia 80 Tahun, Bupati Welly Suhery Tegaskan Pasaman Bangkit dengan Persatuan Rakyat

NSNews | Pasaman (SUMBAR) — Pemerintah Kabupaten Pasaman secara resmi membuka rangkaian Pesta Rakyat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kabupaten Pasaman pada Sabtu (4/10/2025) di GOR Tuanku Rao, menandai dimulainya perayaan akbar yang mengusung tema “Bangkit dengan Semangat Bersama”.

Pembukaan HUT ke-80 berlangsung meriah namun tetap khidmat, dengan ribuan masyarakat memadati GOR Tuanku Rao sejak pagi. Antusiasme warga mencerminkan ikatan emosional yang kuat antara daerah dan masyarakatnya dalam menyambut momentum bersejarah delapan dekade Pasaman berdiri.

Bupati Pasaman Welly Suhery hadir langsung membuka kegiatan tersebut, didampingi Wakil Bupati Parulian Dalimunthe. Turut hadir Ketua DPRD Pasaman Nelfri Asfandi, Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Sobeng Suradal, unsur Forkopimda, pimpinan BUMN dan BUMD, jajaran kepala OPD, camat se-Kabupaten Pasaman, wali nagari, serta tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan undangan lainnya.

Tema “Bangkit dengan Semangat Bersama” dipilih sebagai refleksi atas perjalanan panjang Pasaman yang sarat dinamika, sekaligus sebagai penegasan arah masa depan pembangunan daerah yang bertumpu pada persatuan, nilai religius, dan kekuatan budaya lokal.

Sekretaris Daerah Pasaman Yudesri, dalam laporan panitia, menyampaikan bahwa usia 80 tahun bukan sekadar angka, melainkan rekam jejak perjuangan kolektif masyarakat Pasaman dari masa ke masa. Menurutnya, HUT kali ini menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen bersama untuk melangkah lebih maju.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Pasaman tidak dapat ditopang oleh satu pihak semata. Pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, perantau, tokoh adat, tokoh agama, pemuda, hingga kaum perempuan memiliki peran strategis yang saling melengkapi.

“Pasaman tidak bisa bangkit sendiri. Kebersamaan seluruh elemen inilah yang menjadi kekuatan utama dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan,” ujar Yudesri di hadapan ribuan peserta upacara pembukaan.

Dalam sambutannya, Bupati Pasaman Welly Suhery menegaskan bahwa peringatan HUT ke-80 harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni tahunan. Ia menyebut Hari Jadi Pasaman sebagai momentum kebangkitan baru yang lahir dari partisipasi dan aspirasi rakyat.

Menurut Welly, Pesta Rakyat HUT Pasaman adalah cerminan kepemilikan bersama terhadap daerah ini. Pasaman, katanya, dibangun oleh kebersamaan dan hanya akan maju jika seluruh elemen masyarakat berjalan seiring sejalan.

“Hari Jadi ini adalah pesta rakyat. Pasaman adalah milik kita bersama, dibangun bersama, dan akan bangkit bersama,” tegas Welly Suhery disambut tepuk tangan meriah masyarakat.

Ia juga menyoroti tantangan keterbatasan fiskal dan dinamika pembangunan sebagai realitas yang harus dihadapi dengan sikap optimistis. Keterbatasan, menurutnya, bukan alasan untuk berhenti, melainkan pemicu lahirnya kreativitas, inovasi, dan efisiensi.

Bupati Welly menekankan bahwa semangat kebersamaan menjadi modal sosial terpenting bagi Pasaman untuk terus melangkah menuju daerah yang lebih berdaya saing, sejahtera, dan bermartabat, tanpa meninggalkan nilai-nilai adat dan religius yang telah mengakar kuat.

Rangkaian Pesta Rakyat HUT ke-80 Pasaman sendiri akan diisi dengan berbagai kegiatan budaya, olahraga, sosial, dan ekonomi kerakyatan, yang dirancang untuk melibatkan masyarakat secara luas serta menggerakkan roda perekonomian daerah.

Dengan dibukanya secara resmi HUT ke-80 ini, Pemerintah Kabupaten Pasaman berharap perayaan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi ruang memperkuat identitas daerah, solidaritas sosial, dan optimisme kolektif menuju masa depan Pasaman yang lebih cerah.

# Andalusia

Posting Komentar

0 Komentar