Right Button

test banner Selamat Datang di Website Resmi Portal Berita Online NUSANTARA SATU NEWS

Welly Suhery Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Aman, Bupati Pasaman Sidak Dapur SPPG hingga Larut Malam

NSNews | Pasaman (SUMBAR) — Bupati Pasaman Welly Suhery, ST, menunjukkan komitmen kuat terhadap kualitas pelayanan publik dengan melakukan inspeksi mendadak ke empat dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di pusat Kota Lubuk Sikaping, Kamis malam (30/10/2025). Sidak yang berlangsung dari pukul 21.00 hingga 22.30 WIB itu dilakukan untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar higienitas, aman dikonsumsi, serta memiliki nilai gizi yang optimal bagi anak-anak sekolah.

Langkah ini diambil menyusul meningkatnya perhatian nasional terhadap kualitas pengelolaan dapur program MBG di berbagai daerah. Bupati Welly Suhery menilai, pengawasan langsung di lapangan merupakan cara paling efektif untuk memastikan tidak ada celah kelalaian dalam proses penyediaan makanan bagi generasi muda Pasaman.
Dalam sidak tersebut, Bupati Pasaman Welly Suhery didampingi Asisten I, Asisten II, Asisten III, Kepala Dinas Kesehatan, serta sejumlah pejabat teknis terkait. Kehadiran jajaran lengkap ini menandakan bahwa pengawasan program MBG bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kerja kolektif lintas perangkat daerah.


Setibanya di setiap dapur SPPG, rombongan langsung melakukan pengecekan menyeluruh. Mulai dari kondisi gudang penyimpanan bahan pangan, kualitas bahan baku, area pengolahan dan penyajian makanan, hingga sistem pengelolaan limbah dan kebersihan lingkungan dapur, semuanya diperiksa secara detail dan tanpa kompromi.


Bupati Welly Suhery tampak berdialog langsung dengan para pengelola dapur, menanyakan alur distribusi bahan makanan, jadwal memasak, hingga standar kebersihan peralatan yang digunakan. Setiap temuan kecil dicatat sebagai bahan evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan.


Dalam keterangannya, Bupati Welly Suhery menegaskan bahwa sidak ini merupakan langkah antisipatif Pemerintah Kabupaten Pasaman untuk mencegah potensi masalah keamanan pangan. Ia tidak ingin program strategis nasional ini ternodai oleh kelalaian teknis di lapangan.


“Kami ingin memastikan seluruh dapur MBG di Pasaman beroperasi dengan standar higienitas yang tinggi. Jika semua tahapan dilakukan sesuai aturan, kasus-kasus yang terjadi di daerah lain bisa kita cegah sejak dini,” ujar Welly Suhery dengan nada tegas.


Lebih jauh, Bupati Pasaman menekankan bahwa pengawasan tidak boleh berhenti pada tahap memasak semata. Menurutnya, kualitas makanan ditentukan sejak proses awal, mulai dari pemilihan bahan baku, cara penyimpanan, hingga teknik pengolahan yang benar.


“Kualitas makanan untuk anak-anak sekolah tidak boleh ditawar. Pengelola SPPG harus cermat memilih bahan pangan, memastikan penyimpanan sesuai standar, dan menjaga seluruh peralatan dapur dalam kondisi bersih serta layak pakai,” kata Welly Suhery.


Sebagai bentuk penguatan sistem, Bupati juga menginstruksikan Dinas Kesehatan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk memperketat pengawasan rutin ke seluruh dapur SPPG di Kabupaten Pasaman. Pengawasan ini akan dilakukan secara berkala dan berkesinambungan, bukan hanya saat sidak.


Ke depan, Pemerintah Kabupaten Pasaman mewajibkan setiap dapur pelaksana program MBG memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Sertifikat ini menjadi bukti resmi bahwa dapur tersebut telah memenuhi standar keamanan pangan yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.


“SLHS wajib dimiliki setiap dapur MBG sebagai bentuk tanggung jawab kita terhadap kesehatan anak-anak penerima manfaat. Pemerintah daerah akan membantu memfasilitasi proses sertifikasi ini agar seluruh dapur memenuhi ketentuan,” tegas Bupati.


Melalui sidak malam hari ini, Bupati Welly Suhery berharap seluruh pengelola dapur SPPG semakin disiplin dan profesional dalam menjalankan tugasnya. Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya menjadi pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia Pasaman.

# Andalusia


Posting Komentar

0 Komentar