Right Button

test banner Selamat Datang di Website Resmi Portal Berita Online NUSANTARA SATU NEWS

DIRJEN PERIMBANGAN RI "PALING LAMBAT TANGGAL 27

 
NSNews | Pasaman (SUMBAR) -- Akhirnya terjawab sudah dengan banyaknya  seliweran informasi   di masyarakat Pasaman  bahwa  khas keuangan daerah Kosong.

Tim Investigasi LSM Garuda  RI Pasaman langsung menemui Teguh  sebagai kepala Bakeuda Pasaman, apa benar informasi yang diterima beberapa minggu terakhir ini Kabupaten Pasaman dihebohkan dengan kosongnya khas daerah sehingga menyebabkan tertundanya pembayaran-pembayaran di SKPD maupun pembayaran kepada pihak kontraktor yang telah menyelesaikan pekerjaannya pada Rabu (20/12/23).

Teguh S selaku Kepala Bakeuda Kabupaten Pasaman diruang kerjanya menjelaskan, penyebab kekosongan Dana ini dikarenakan keterlambatan Pemerintah pusat mengirimkan kembali dana ke khas daerah.

"Permasalahannya dana dari pusat belum masuk ke khas daerah diantaranya, ada dana DAK yang telah kita bayarkan 12 Milyar, bagi hasil dari provinsi tri wulan tiga 9 Milyar, gaji P3K yang telah kita bayarkan sebesar 44 Milyar dan belum diganti dan ditambah lagi biaya pendidikan sebesar 17 Milyar", kata teguh. 

Jadi sampai saat ini kita masih menunggu pergantian dana dari pusat sekitar Rp 82 M, dan masalah ini tidak dialami daerah kita saja tapi merata di seluruh Indonesia, dan Teguh  jelaskan lagi masalah seperti ini, bukan disebabkan karena pergantian Kepala Daerah ataupun masalah politik tapi murni keterlambatan dari pusat" sebutnya 

"Hari ini saya telah koordinasi melalui call center dirjen perimbangan keuangan, dan penjelasan mohon menunggu hingga dana di terima di RKUD (rekening khas umum daerah) dirjen  perimbangan mengatakan   paling lambat  tanggal 27 Desember telah di cairkan" tegasnya.

# Andalusia

Posting Komentar

0 Komentar