NSNews | Pasaman (SUMBAR) -- Banjir dan longsor melanda sejumlah wilayah kecamatan sejak bulan Agustus sampai Desember di Pasaman, adapun lokasi terdampak banjir dan longsor yakni kecamatan lubuk Sikaping, kecamatan panti, kecamatan Padang gelugur, kecamatan Mapattunggul, Kecamatan duo koto.
Kejadian ini terjadi setelah hujan lebat yang terjadi di beberapa titik.
Meluapnya air hujan di beberapa anak sungai di setiap Kecamatan di Padang Gelugur, merendam pemukiman warga, tempat ibadah dan fasilitas pendidikan
serta fasilitas kesehatan di Nagari Bahagia dan Nagari Sontang Cubadak Kecamatan Padang Gelugur.
Meluapnya Batang Asik di Kecamatan Rao Utara merendam lahan pertanian sawah dan kebun jagung. warga di Nagari Koto Rajo dan Nagari Languang Kecamatan Rao Utara.
Meluapnya Batang Tais di Jorong Kampuang Tongah, Rumbai, Nagari Muaro Tais Kecamatan Mapat Tunggul merusak jalan dan jembatan.
Juga Terendamnya 1 unit MDA, PAUD, Mesjid dan Kantor Pemuda dan 20 unit Rumah warga di Jorong Koto Sawah Nagari Pintu Padang
Kecamatan Mapat Tunggul.
Lonsor pada beberapa titik di Ruas Rao Rokan Hulu mulai dari Nagari Lubuak Layang Kecamatan Rao Selatan sampai Rumbai Muara Tais Kecamatan Mapat Tunggul.
Longsor tebing sepanjang jalan Botung Busuk-Sibintayan Nagari Koto Gadang Muara Tais Barat Kecamatan Mapat Tunggul menimbun badan pada tiga titik belum bisa dilalui kendaraan roda 4.
Kerugian yang berdampak lahan warga yang rusak, lahan Pertanian Rusak : ± 75 Ha, Lahan Kebun : ± 50 Ha, Kolam : ± 5 Ha.
Fasilitas Pendidikan juga ikut berdampak diantaranya, PAUD : 1 Unit, SD : 3 Unit, SMP : 1 Unit, Fasilitas, Kesehatan Puskesmas : 1 unit, Tempat Ibadah Masjid.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) melalui kepala badan bapak. Alim bazar.SSos. mengerahkan a anggota guna melakukan penanganan darurat.
Diantaranya dengan membersihkan material longsoran yang menutupi jalan ataupun aliran drainase.
Berdasarkan hasil pendataan BPBD Kabupaten Pasaman dilapangan, sementara terdapat unit rumah warga terdampak.
Hasil pemantauan visual menyebutkan sejumlah pohon dan material terbawa saat terjadi banjir.
Aktifitas warga sempat tersendat akibat jalan yang biasa dilalui kini tergenang banjir.
BPBD Kabupaten Pasaman bersama tim gabungan terus berupaya melakukan pendataan dan evakuasi korban terdampak. Koordinasi dengan pemerintah setempat juga terus dijalin dalam mengantisipasi adanya banjir atau longsor susulan.
Potensi genomena hujan terus menerus yang telah dirilis Badan Penanggulangan bencana Daerah kabupaten Pasaman masih dapat terjadi hingga akhir pertengahan Januari 2024 .
Untuk Itu BPBD kabupaten Pasaman Melalui Kakan Alim Bazar.S Son. menghimbau untuk seluruh perangkat daerah setempat dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiap siagaan.
Peran serta masyarakat juga diminta aktif untuk melakukan. Menyampaikan informasi kepada masyarakat Pasaman untuk lebih waspada bagi warga yg tinggal di sekitaran sungai, hal ini bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya banjir ataupun longsor yang ada di wilayah hulu ataupun hilir sungai untuk mengurangi risiko terjadinya bahaya ancaman seperti banjir dan tanah longsor.
Adapun tindak lanjut dari situasi kejadian bencana alam banjir dan tanah longsor di beberapa titik di wilayah Kabupaten Pasaman, diperlukan langkah-langkah dalam penanggulangannya.
Perlunya dilakukan upaya-upaya dalam mengantisipasi terjadinya
banjir dan tanah longsor yang berkemungkinan mengakibatkan
kerugian materil dan non materil.
Juga Dibutuhkan alat berat dalam melakukan pembersihan material tanah longsor yang terjadi di beberapa kecamatan.
Khusus untuk Kecamatan Lubuk Sikaping perlu pengerukan di Muara Batang Panapa, yaitu Batang Pakau sebagai upaya pengamanan tebing sungai dan jembatan di dekat SD IT tegasnya.
# Andalusia


0 Komentar